Heading Title
Peringati HPSN 2024, Pemkab Banjar Gelar Aksi Bersih-Bersih dan Tanam Bibit Pohon
ASTAMBUL,- Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2024, oleh Pemerintah Kabupaten Banjar ditandai dengan aksi bersih-bersih dan tanam bibit pohon, di Desa Pingaran Ilir Kecamatan Astambul, Jumat (23/2/2024) pagi.
Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, penyelenggaraan HPSN tahun 2024 dengan tema “Atasi Sampah Plastik Dengan Cara Produktif” dilaksanakan ditingkat nasional, daerah, dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat berfokus mencegah dan mengatasi sampah plastik dengan cara produktif.
“Rangkaian kegiatan pada HPSN ini dilaksanakan aksi bersih-bersih di lingkungan Desa Pingaran Ilir Kecamatan Astambul bersama masyarakat dengan menyerahkan sarung tangan dan karung untuk mensukseskan kegiatan,” katanya.
Saidi Mansyur menjelaskan masalah kebersihan dan peduli sampah merupakan aksi jangka panjang yang dilaksanakan di setiap tempat di wilayah Kabupaten Banjar. Berkaitan dengan sampah salah satu misinya untuk menyediakan 100 Tempat Pembuangan Samp..
Dinsos P3AP2KB Gelar Khatamul Al-Quran Bersama Seluruh Pegawai Dinas Sosial P3AP2KB Kab. Banjar
Dinas Sosial
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga
Berencana Kabupaten Banjar, melaksanakan Acara Khatamul Al-Quran Bersama
Seluruh Pegawai Dinas Sosial P3AP2KB Kab. Banjar di Aula Dinsos P3AP2KB Banjar,
Jumat, (23/02/2024).
Kegiatan
tersebut dipandu oleh Aswadi dan diikuti oleh seluruh jajaran serta pegawai
Dinas Sosial P3AP2KB Kab. Banjar setelah acara Khatamul Alquran Selesai
disambung Ceramah Agama Oleh Pengajar Al quran Pondok Pesantren Darussalam
Martapura tapi sebelum itu acara dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Dian
Marliana, Bersyukur tadarus Al quran ini merupakan
Program baru yang insya allah akan dilaksanakan setiap harinya sebelum memulai
aktivitas seluruh Pegawai harapanya agar kita semua mendapatkan keberkahan
dalam memulai aktivitas kita ”,
ungkapnya.
Insya allah
kegiatan Tadarus ini akan rutin dilakukan setiap hari dan insya allah setiap 1
bulan sekali kita akan menggelar acara Khatamul Al Quran Bersama-sama dengan
Seluruh Pegawa..
Dinsos P3AP2KB Gelar Acara Pisah Sambut Pegawai Baru Lingkup Dinsos P3AP2KB Kab. Banjar
Dinas
Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga
Berencana Kabupaten Banjar, melaksanakan Gelar Acara Pisah Sambut Pegawai Baru
Lingkup Dinsos P3AP2KB Kab. Banjar di Aula Dinsos P3AP2KB Banjar, Jumat (23/02/2024).
Acara dibuka oleh
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Dian Marliana “Acara pisah sambut yang bertemakan
“Pisah dengan Senyum dan Kenangan Indah, Sambut dengan Semangat dan Harapan
Baru”. Dian Marliana menyampaikan bahwa
perpisahan kali ini dengan Anang Said (Sekretaris) Nazamudin (Kasi Advokasi
KIE) dan Dedi (Kasubag Perencanaan) diwarnai dengan senyum dan kenangan indah,
dan menyambut seluruh Pegawai Baru dengan semangat dan harapan baru. “Kami
berdoa agar seluruh teman-teman yang pindah dapat lebih sukses di tempat kerja
baru,” ungkapnya.
Pada kesempatan
berikutnya, Anang Said menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas dan para
kepala seksi/sub bagian umum serta para staf yang luar biasa sehingga Dinsos
P3AP2KB dapat mencapai target (Bahkan M..
Dinsos P3AP2KB Melalui Bidang Pengendalian Penduduk Gelar Sosialiasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di MTS Hidayatullah Martapura
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kabupaten Banjar, melaksanakan Gelar Sosialiasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di MTS Hidayatullah Martapura, Kamis (22/02/2024).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Nurhayati sekaligus sebagai Narasumber mengatakan program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) adalah Upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama yaitu usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Batasan usia pasangan dianggap sudah siap menghadapi kehidupan keluarga dar sisi kesehatan dan perkembangan emosional. Ungkapnya.
Kegaiatan ini diikuti oleh 45 orang siswi MTS Hidayatullah Martapura dengan rata-rata usia 14 tahun turut hadir juga kepala Sekolah dan guru Bimbingan Konseling (BK) serta perwakilan penyuluh KB.
Kegaiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswi terkait program pemerintah untuk menekan la..
BANJARBARU,- Diikuti 60 pelajar tingkat SD dan SMP sederajat se-Kalimantan Selatan, Festival Hari Bahasa Ibu Internasional berlangsung meriah. Peserta cukup antusias dengan membawa atribut dan properti masing-masing siap tampil maksimal dan bersaing pada lomba yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan (BBPKS) tersebut.
Dari pantauan Radio Suara Banjar, para peserta datang berbondong-bondong baik dengan orang tua maupun guru pendamping untuk memeriahkan festival yang dihelat di halaman Kantor BBPKS, Kota Banjarbaru, Kamis (22/02/2024) pagi.
Salah satu juri komedi Mukhlis Maman mengatakan antusias peserta dalam mengikuti festival luar biasa. Namun ada beberapa evaluasi bagi peserta dalam membawakan kisah pada lomba komedi tunggal Berbahasa Banjar tingkat SD.
“Evaluasi dimaksud bagi guru pembina agar siswa siswi SD dapat berkomedi sesuai dengan usianya,” ungkapnya.
Menurut Maman, para peserta sudah mempunyai komedi dalam bakisah hanya saja kedepan agar leb..
BANJARBARU,- Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan (BBPKS) menggelar Festival Hari Bahasa Ibu Internasional 2024, di halaman Kantor BBPKS, Jalan Ahmad Yani Km 32, Banjarbaru, Kamis (22/02/2024) pagi.
Kegiatan yang dilombakan pada festival tersebut meliputi lomba Bakisah Berbahasa Banjar bagi siswa siswi tingkat SMP dan lomba Komedi Tunggal Berbahasa Banjar untuk tingkat SD sederajat se-Kalimantan Selatan.
Di hadapan puluhan peserta Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedi Sutoyo menyambut baik festival tersebut. Menurutnya, sesuai tagline penyelenggara yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing.
“Bila hal ini benar-benar kita kerjakan insyaallah kita menjadi bangsa yang lebih kompetitif dengan bangsa lain,” sambungnya.
Lebih lanjut Dedi menuturkan, tantangan di era perkembangan zaman saat ini memang harus dipicu kembali agar anak penerus bangsa dapat mengembangkan dan menguasai 3 bahasa tersebut yakni bahasa indonesia, daerah dan ..