Heading Title
PEMDES BAWAHAN PASAR MELAKUKAN PENYERAHAN ALAT PEMADAM KEBAKARAN KEPADA BPK AL-HIDAYAH BAWAHN PASAR
Pada tanggal 16 April 2024, Kantor Desa Bawahan Pasar melaksanakan serah terima alat pemadam kebakaran kepada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Al-Hidayah Bawahan Pasar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Pambakal Desa Bawahan Pasar, Bapak Mulyadi, yang secara resmi menyerahkan alat tersebut kepada perwakilan dari BPK. Dalam acara tersebut, Bendahara Erpansyah hadir mewakili BPK Al-Hidayah Bawahan Pasar untuk menerima bantuan alat pemadam kebakaran yang sangat dibutuhkan oleh komunitas tersebut. Kehadiran alat pemadam kebakaran ini menjadi langkah penting dalam memastikan keselamatan dan perlindungan terhadap Desa Bawahan pasar serta lingkungan sekitarnya. Pambakal Desa Bawahan Pasar, Bapak Mulyadi, menyatakan pentingnya kerjasama antara pemerintah desa dengan instansi pemadam kebakaran lokal untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran. Beliau juga menekankan pentingnya perawatan dan pelatihan penggunaan alat pemadam kebakaran agar dapat dimanfaatkan dengan efekt..
KEGIATAN POSYANDU DESA BAWAHAN PASAR DIHADIRI OLEH PUSKESMAS MATARAMAN & BIDAN DESA
Kegiatan Posyandu Desa Bawahan Pasar Dihadiri oleh Puskesmas Mataraman & Bidan Desa di Perpustakaan Desa** Pada tanggal 16 April 2024, jam 08.00 pagi, Desa Bawahan Pasar menjadi saksi dari kolaborasi yang luar biasa antara Puskesmas Mataraman dan Bidan Desa dalam mendukung kesehatan masyarakat setempat melalui kegiatan Posyandu. Acara ini diselenggarakan dengan penuh semangat di Perpustakaan Desa, tempat yang bertekad menjadi pusat pengetahuan dan kesejahteraan bagi warga. Salah satu sorotan utama dari kegiatan ini adalah distribusi Program Gizi Masyarakat (PMT) yang dilakukan secara rutin untuk memastikan bahwa gizi seimbang diterapkan di seluruh lapisan masyarakat. Tindakan preventif seperti ini merupakan langkah awal yang kuat dalam memerangi masalah gizi buruk serta kondisi kesehatan yang terkait dengan kurangnya nutrisi. Tidak hanya itu, Puskesmas Mataraman turut serta memberikan sosialisasi tentang beragam program kesehatan yang tersedia bagi masyarakat setempat. Penyuluhan menge..
Habib Idrus Hadiri Haul ke- 218 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Kelampayan
ASTAMBUL,- Meski hujan gerimis terjadi dibeberapa desa yang dilalui, namun jemaah haul ke 218 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datuk Kelampayan) dengan kendaraan bermotornya terus berdatangan menuju kubah almarhum, di Desa Kelampayan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Senin (15/4/2024) sore hingga malam.
Peringatan haul ulama berpengaruh pengarang Kitab Sabilal Muhtadin tersebut dimulai usai salat isya berjemaah. Kegiatan dipimpin Imam Ar Raudhah Sekumpul Tuan Guru KH Sa’duddin, dihadiri ribuan jemaah termasuk Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi.
Jemaah nampak larut dalam kekhusyuan dengan pembacaan syair maulid habsyi oleh rombongan asal Sekumpul Martapura, dilanjutkan zikir nasyid dan doa.
Ulama besar Kalimantan Datuk Kelampayan lahir di Desa Lok Gabang 17 Maret 1710 M/ 16 Shafar 1122 H. Beliau merupakan ulama Fiqih mazhab Syafi’i dan pengarang Kitab SabilalMuhtadin yang banyak menjadi rujukan ilmu Fiqih di Asia Tenggara.
Seorang tokoh ulama asal Martapura yang tak ..
Habib Idrus Hadiri Haul ke- 218 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Kelampayan
ASTAMBUL,- Meski hujan gerimis terjadi dibeberapa desa yang dilalui, namun jemaah haul ke 218 Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datuk Kelampayan) dengan kendaraan bermotornya terus berdatangan menuju kubah almarhum, di Desa Kelampayan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Senin (15/4/2024) sore hingga malam.
Peringatan haul ulama berpengaruh pengarang Kitab Sabilal Muhtadin tersebut dimulai usai salat isya berjemaah. Kegiatan dipimpin Imam Ar Raudhah Sekumpul Tuan Guru KH Sa’duddin, dihadiri ribuan jemaah termasuk Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi.
Jemaah nampak larut dalam kekhusyuan dengan pembacaan syair maulid habsyi oleh rombongan asal Sekumpul Martapura, dilanjutkan zikir nasyid dan doa.
Ulama besar Kalimantan Datuk Kelampayan lahir di Desa Lok Gabang 17 Maret 1710 M/ 16 Shafar 1122 H. Beliau merupakan ulama Fiqih mazhab Syafi’i dan pengarang Kitab SabilalMuhtadin yang banyak menjadi rujukan ilmu Fiqih di Asia Tenggara.
Seorang tokoh ulama asal Martapura yang tak ..
Promo Single “Kenangan Yang Terlupa” Djoko Ajak Musisi Lokal Jangan Ragu Perkenalkan Karya
MARTAPURA,- “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” begitu pepatah yang tepat untuk seorang Djoko Nurwenda, musisi lokal (Indie) Kota Banjarbaru yang mempromosikan single bertajuk “Kenangan Yang Terlupa” di Radio Suara Banjar, Minggu (14/04/2024) pagi.
Djoko Nurwenda menjelaskan bahwa orang tuanya juga seorang pemusik. Sang ayah adalah pegiat musik keroncong, dimana sejak usia 5 tahun dirinya sudah dikenalkan dengan alat-alat musik dan kemampuan olah vokal. Dirinya juga sering menyabet juara pada beberapa even festival di Surabaya Jawa Timur kota kelahirannya.
“Lagu Kenangan Yang Terlupa ini saya tulis pada 2009 lalu, diambil dari kisah teman waktu itu yang ingin menyampaikan rasa kehilangan, kemudian lagu ini baru direkam di studio yang ada di Banjarbaru dan tidak ada kendala saat recording berjalan lancar hanya satu hari saja,” jelas Djoko.
Pria pendatang asal Jatim ini mengaku bekerja di sebuah BUMD perbankan ini meluangkan waku latihan nyanyi jam sea..
Promo Single “Kenangan Yang Terlupa” Djoko Ajak Musisi Lokal Jangan Ragu Perkenalkan Karya
MARTAPURA,- “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya” begitu pepatah yang tepat untuk seorang Djoko Nurwenda, musisi lokal (Indie) Kota Banjarbaru yang mempromosikan single bertajuk “Kenangan Yang Terlupa” di Radio Suara Banjar, Minggu (14/04/2024) pagi.
Djoko Nurwenda menjelaskan bahwa orang tuanya juga seorang pemusik. Sang ayah adalah pegiat musik keroncong, dimana sejak usia 5 tahun dirinya sudah dikenalkan dengan alat-alat musik dan kemampuan olah vokal. Dirinya juga sering menyabet juara pada beberapa even festival di Surabaya Jawa Timur kota kelahirannya.
“Lagu Kenangan Yang Terlupa ini saya tulis pada 2009 lalu, diambil dari kisah teman waktu itu yang ingin menyampaikan rasa kehilangan, kemudian lagu ini baru direkam di studio yang ada di Banjarbaru dan tidak ada kendala saat recording berjalan lancar hanya satu hari saja,” jelas Djoko.
Pria pendatang asal Jatim ini mengaku bekerja di sebuah BUMD perbankan ini meluangkan waku latihan nyanyi jam sea..