Memasuki bulan Rabiul Awal atau yang dikenal sebagai Bulan Maulid, suasana religius semakin terasa di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Masjid, langgar, hingga rumah-rumah warga kompak menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Baginda Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan secara bergantian di berbagai lingkungan masyarakat Desa Simpang Tiga. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan shalawat, lantunan syair-syair maulid, tausiyah keagamaan, serta doa bersama. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang turut hadir dan berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Semarak Maulid tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk kembali meneladani akhlak, perjuangan, dan ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan memperkuat kehidupan keagamaan di Desa Simpang Tiga.
Pambakal Desa Simpang Tiga, Ikromi, turut aktif menghadiri berbagai kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan masyarakat. Kehadiran Pambakal dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya untuk terus mendekatkan pemerintah desa dengan masyarakat.
Menurut Ikromi, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat desa. Selain meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan tersebut juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Kegiatan Maulid seperti ini sangat penting untuk terus kita laksanakan. Selain sebagai bentuk kecintaan kita kepada Baginda Rasulullah SAW, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi masyarakat di Desa Simpang Tiga,” ujar Ikromi.
Semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di berbagai penjuru Desa Simpang Tiga diharapkan dapat terus menjadi tradisi positif yang memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan kepedulian antarwarga. Dengan semangat bershalawat dan meneladani Rasulullah SAW, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama membangun Desa Simpang Tiga yang semakin religius, rukun, dan harmonis.