Heading Title
Pemkab Banjar Ajak ASN dan Masyarakat Meriahkan HUT Kemerdekaan dan Hari Jadi
MARTAPURA,- Pemerintah Kabupaten Banjar melaksanakan apel kerja gabungan dengan petugas dari Dinas Perhubungan, di RTH Alun Alun Ratu Zalecha, Martapura Senin (5/8/2024) pagi.
Selaku pembina apel Sekda Banjar HM Hilman dalam amanatnya mengatakan, ada dua momen penting pada bulan Agustus ini, yaitu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan RI sekaligus memperingati Hari Jadi ke-74 Kabupaten Banjar.
Menurutnya, bulan Agustus ini merupakan momentum yang penting untuk merefleksikan dan mengukuhkan semangat nasionalisme dan patriotisme.
Untuk itu Hilman mengajak seluruh ASN, karyawan dan karyawati di Lingkup Pemkab Banjar dan masyarakat untuk turut berpartisipasi aktif alam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Banjar.
“Mengibarkan bendera merah putih di setiap perkantoran dan membantu menyebarluaskan kepada masyarakat untuk memasang bendera, umbul-umbul, spanduk, poster atau baliho ucapan HUT ke-79 RI dan Hari Jadi ke-74 Kabupaten Banjar secara serent..
Pambakal Desa Surian Menjadi Tuan Rumah dalam kegiatan Rapat Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) tingkat Kecamatan Mataraman. Acara ini berlangsung di Kolam Jack Bincau pada tanggal 5 Agustus 2024, dimulai pukul 09:00 pagi. Rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan antar pemerintah desa serta membahas berbagai isu penting yang berkaitan dengan pembangunan dan kemajuan masyarakat di wilayah Kecamatan Mataraman. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin kerjasama yang lebih baik antara desa-desa dalam hal pengembangan potensi lokal dan peningkatan kesejahteraan bersama. Selain sebagai ajang berdiskusi, rapat koordinasi juga menjadi momen penting untuk menjalin silaturahmi di antara para pemimpin dan perwakilan masyarakat setempat. Dengan suasana kolam Jack Bincau yang memesona sebagai latar belakang, diharapkan acara ini dapat berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Desa Surian sebagai tuan rumah telah menyiapkan segala sesuatunya dengan ..
MARTAPURA,- Dewasa ini, bangsa Indonesia dihadapkan pada kenyataan bahwa nilai-nilai nasionalisme pada generasi muda semakin luntur. Bagaimana tidak, berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, sebanyak 24% tidak hafal pancasila, 53% tidak hafal lagu kebangsaan. dan lebih parah lagi, berdasarkan hasil survey didapatkan fakta bahwa sebanyak 61% generasi muda tidak peduli dengan kondisi bangsa.
Pergeseran ini disebabkan oleh berbagai faktor, mulai faktor internal seperti pemerintah reformasi yang jauh dari harapan generasi muda, masih maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme dari generasi diatas mereka yang membuat kaum muda kehilangan panutan nasionalisme, adanya etnosentris yang menganggap sukunya lebih baik, serta kebebasan berpendapat yang terlalu terbuka.
Disisi lain, faktor eksternal seperti globalisasi, perkembangan teknologi, hingga paham liberalisme terus menggempur generasi muda kita. Hal ini tentu wajib menjadi perhatian seri..