Heading Title
Pada tanggal 9 Juni 2026 pukul 02:00:55, Kecamatan Mataraman (yang dibuka oleh Bapak Camat Mataraman) melaksanakan evaluasi APBDes di Desa Mataraman. Kegiatan ini dilakukan di Kantor Desa Mataraman dengan tujuan utama untuk memastikan bahwa anggaran yang disusun sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Evaluasi tersebut juga bertujuan untuk memastikan alokasi anggaran tepat sasaran dan selaras dengan dokumen perencanaan desa. Dalam proses evaluasi ini, berbagai aspek diperhatikan dengan teliti. Tim evaluasi mengkaji secara mendalam setiap rincian anggaran yang tercantum dalam APBDes. Mereka memeriksa kesesuaian antara alokasi anggaran dengan rencana kegiatan yang telah disepakati sebelumnya. Selain itu, aspek legalitas dan kepatuhan terhadap regulasi juga menjadi fokus utama evaluasi. Selama sesi evaluasi, dialog konstruktif antara pihak kecamatan dan pemerintah desa berlangsung. Pertukaran informasi dan pandangan dilakukan secara terbuka untuk memastikan transparansi d..
Pemdes Gunung Ulin Laksanakan Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Cegah Stunting
GUNUNGULIN- Pemerintah Desa Gunung Ulin melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan pada Rabu (10/6/2026) Pagi. Kegiatan ini menjadi forum penting dalam menyusun strategi dan komitmen bersama untuk percepatan pencegahan dan penurunan stunting di tingkat desa.
Rembuk stunting tersebut dihadiri oleh perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT, pendamping desa, Babinsa, Babinkamtibmas, KUA, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya yang memiliki peran dalam pelaksanaan program kesehatan dan pembangunan keluarga.
Dalam sambutannya, Camat Mataraman Heryanto menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, stunting merupakan permasalahan yang harus ditangani secara bersama-sama melalui pendekatan yang terintegrasi mulai dari tingkat keluarga hingga pemerintah desa.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, ..
Antusias Warga, Posyandu ILP Gunung Ulin Hadirkan Layanan Kesehatan Menyeluruh
GUNUNGULIN- Kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) di Desa Gunung Ulin, Kecamatan Mataraman, kembali dilaksanakan dengan penuh antusias dari masyarakat bertempat di Gedung Posyandu Desa Gunung Ulin, Selasa (9/6/2026) pagi.
Kegiatan yang rutin digelar setiap bulan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dasar yang terintegrasi dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan ke lokasi Posyandu yang telah disiapkan oleh kader bersama aparat desa. Sasaran pelayanan meliputi balita, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lansia. Para kader posyandu dengan sigap melakukan pendaftaran dan pencatatan data peserta sebelum mendapatkan pelayanan kesehatan.
Dalam pelaksanaan Posyandu ILP kali ini, berbagai layanan diberikan secara menyeluruh, di antaranya penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemantauan tumbuh kembang balita untuk mencegah stunting. Selain itu, balita juga mendapatkan imun..
Kelompok Tani Desa Gunung Ulin Ikuti Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Lahan
GUNUNGULIN- Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi kebakaran lahan dan kebun, PTPN Danau Salak menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Kebun yang bertempat di Aula PTPN Danau Salak, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Mataraman, Heryanto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Warsita, jajaran manajemen PTPN Danau Salak, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai desa, termasuk Desa Gunung Ulin.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran lahan dan kebun, khususnya menjelang musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Para peserta mendapatkan materi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran, penanganan awal saat terjadi kebakaran, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan lahan yang aman dan ramah lingkungan.
Dalam samb..
Operator SIAK Gunung Ulin Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas Operator Desa Se Kabupaten Banjar
GUNUNGULIN – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme aparatur desa dalam pelayanan administrasi kependudukan, Sekretaris Desa Gunung Ulin, Rifana Ayu Wardani, yang juga bertugas sebagai Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), mengikuti Workshop Peningkatan Kapasitas Operator Desa SIAK yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) di Villa Akung Banjarbaru tersebut diikuti oleh seluruh operator SIAK desa se-Kabupaten Banjar. Workshop ini menjadi wadah pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi para operator yang memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan di tingkat desa.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Banjar, Hayatun Nufus. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa operator SIAK merupakan ujung tombak pelayanan administrasi kependudukan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Ole..
Posyandu ILP Desa Mataraman: Mendekatkan Akses Kesehatan Dasar ke Pelbagai Generasi** Di depan halaman Puskesdes yang terletak di Desa Mataraman, sebuah inovasi baru dalam layanan kesehatan masyarakat telah berkembang. Posyandu ILP (Ibu, Lurah, dan Puskesmas) menjadi tonggak penting dalam memperluas cakupan pelayanan kesehatan dasar, tidak hanya untuk ibu hamil dan balita, tetapi juga untuk seluruh rentang usia manusia. Tanggal 8 Juni 2026, tepat pukul 09:30:52, Posyandu ILP ini menjadi saksi bagi upaya nyata dalam mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat Desa Mataraman. Dengan lokasi strategisnya di halaman Puskesdes, posyandu ini menjadi pusat kegiatan yang menyediakan layanan kesehatan yang komprehensif mulai dari bayi, anak-anak, remaja, usia produktif, hingga lansia. Melalui pendekatan ini, setiap fase kehidupan manusia dapat terlayani dengan baik dan tepat, memastikan bahwa setiap individu mendapatkan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan dan tahapan usianya. Hal in..