Heading Title
MARTAPURA – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengemangan (Bappedalitbang) Banjar melalui bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi (PPE) gelar Rapat Evaluasi Dana DAK Triwulan I Tahun Anggaran 2024 yang dibuka oleh Kepala Bappedalitbang Banjar Nashrullah Shadiq didampingi Kabid PPE Mujahid Selasa (23/4/2023) pagi, di aula Bauntung Martapura.
Dalam sambutannya Kepala Bappedalitbang Nashrullah, menjelaskan kegiatan rapat ini dilaksanakan guna evaluasi terhadap efektifitas kegiatan sehubungan dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Fisik yang menyatakan penyaluran tahap I DAK paling cepat bulan Februari dengan ketentuan Kepala KPPN menerima dokumen persyaratan penyaluran dengan lengkap dan benar serta Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik.
Sementara itu Mujahid, menjelaskan dari hasil evaluasi DAK Fisik dan Non Fisik Tahun Anggaran 2023 ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaa..
Dinsos P3AP2KB Penjemputan Lansia Terlantar di Masjid Al-Qaromah Martapura oleh petugas Rumah Singgah Barokah
Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana melakukan penjemputan terhadap lansia terlantar berjenis
kelamin laki-laki usia 69 tahun di Mesjid Al Karomah Martapura.
Klien mengaku sudah berada di
Masjid Al-Qaromah selama 10 hari dan hidup hanya dari belas kasih orang lain
yang terkadang memberi sedekah kepada klien ketika sedang singgah di Masjid
tersebut.(22/04/2024)
Setelah mendapatkan laporan dari
masyarakat yang ada disekitar wilayah tempat klien yang bersangkutan tersebut
berada. Setelah itu petugas Rumah Singgah Barokah membawa klien ke tempat
fasilitas kesehatan sebelum dibawa ke Rumah Singgah Barokah untuk pemeriksaan
kesehatan pada klien, karena klien mengeluhkan ada penyakit sesak nafas, batuk,
katarak, dan muntaber.
Klien mengaku hidup sebatang kara
dan sudah ditinggal anak dan isteri meninggal dunia.
Penulis&Editor : Alven Nurja Hariya
Source:: DP2KBP3A Kab. Banjar
Dinsos P3AP2KB Serahkan Bantuan Korban Bencana Kebakaran di Desa Pemangkih Baru Kecamatan Tatah Makmur
Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana serahkan bantuan bagi korban bencana alam kebakaran di Desa
Pemangkih Baru Kecamatan Tatah Makmur
Bencana sosial
kebakaran menghanguskan 1 (satu) buah Rumah dengan kondisi rusak Berat
dengan jumlah 1 KK 4 Jiwa yang diterima langsung oleh korban, di Desa Pemangkih
Baru Kecamatan Tatah Makmur, Minggu (21/04/2024).
Bantuan yang
diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar yang diwakilkan
oleh Kasi Linjamsos Bapak Roni Tuska S.Pi kepada korban didampingi oleh
Kasi Pemerintahan dan Aparat Desa Setempat.
Bantuan yang diserahkan berupa barang bantuan APBD TK.II
Kab.Banjar berupa 1 paket sembako dan barang logistik dari kementrian sosial RI
Berupa matras, kasur, selimut, foodwere, peralatan dapur keluarga, makanan siap
saji.
“Bantuan ini dari Dinas Sosial Prov Kalsel dan Pemerintah
Kabupaten Banjar, mudah-mudahan berguna bagi pian berataan..
Dinsos P3AP2KB Gelar Rapat Koordinasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kabupaten Banjar Tahun 2024.
Dinas
Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Keluarga
Berencana Kabupaten Banjar, melaksanakan Rapat Koordinasi Pusat Pembelajaran
Keluarga (PUSPAGA) Kabupaten Banjar Tahun 2024, Senin (22/4/2024).
Kegiatan tersebut dibuka
oleh Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Banjar dan diawali oleh Laporan Kepala
DINSOSP3AP2KB Dian Marliana mengatakan, Kegiatan Rapat rapat koordinasi Pusat
Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) ini adalah untuk lebih meningkatkan kerja sama
dengan lintas sektor untuk bersama-sama menurunkan angka perkawinan anak di
Kabupaten Banjar. Dalam hal ini, tidak bisa dilaksanakan oleh Dinsos P3AP2KB tanpa
dukungan dan bantuan dari lintas sektor lainnya.”, ungkapnya.
Pada tahun 2023,
Kabupaten Banjar berada di urutan nomor 1 terhadap perkawinan anak tertinggi di
Provinsi Kalimantan Selatan, dengan pengajuan dispensasi kawin oleh calon
pengantin usia anak sebanyak 99 orang.
Terdapat 3 (tiga)
kecamatan yang terbanyak mengajukan dispensasi kawin pada tahun 2023,..
Pembakal Desa Lok Tamu Hadiri Rembuk Stunting di Tingkat Kecamatan Mataraman Pada tanggal 24 April 2024, para pembakal dari Kecamatan Mataraman turut serta dalam acara penting yang bertujuan melawan masalah stunting. Mereka berkumpul di Kecamatan Mataraman untuk menghadiri Rembuk Stunting, suatu kegiatan strategis demi terselenggaranya Program Stunting yang memberikan dampak positif bagi masa depan generasi penerus. Dengan tema “Membangun Generasi Emas: Anak Sehat, Indonesia Kuat,” acara tersebut menyoroti pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan masyarakat, terutama bagi balita dan anak-anak di wilayah tersebut. Agenda penting dibahas, termasuk langkah-langkah untuk meningkatkan akses terhadap gizi berkualitas, edukasi pola makan sehat, serta program intervensi untuk menurunkan prevalensi stunting secara lokal. Kehadiran berbagai tokoh masyarakat seperti pemimpin desa, petugas kesehatan, ahli gizi, dan pendidik, mencerminkan komitmen serius untuk bekerja sama menuju visi bersa..
Pembakal Desa Lok Tamu Hadiri Rembuk Stunting di Tingkat Kecamatan Mataraman Pada tanggal 24 April 2024, para pembakal dari Kecamatan Mataraman turut serta dalam acara penting yang bertujuan melawan masalah stunting. Mereka berkumpul di Kecamatan Mataraman untuk menghadiri Rembuk Stunting, suatu kegiatan strategis demi terselenggaranya Program Stunting yang memberikan dampak positif bagi masa depan generasi penerus. Dengan tema “Membangun Generasi Emas: Anak Sehat, Indonesia Kuat,” acara tersebut menyoroti pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan masyarakat, terutama bagi balita dan anak-anak di wilayah tersebut. Agenda penting dibahas, termasuk langkah-langkah untuk meningkatkan akses terhadap gizi berkualitas, edukasi pola makan sehat, serta program intervensi untuk menurunkan prevalensi stunting secara lokal. Kehadiran berbagai tokoh masyarakat seperti pemimpin desa, petugas kesehatan, ahli gizi, dan pendidik, mencerminkan komitmen serius untuk bekerja sama menuju visi bersa..