Heading Title
Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Di SMP Negeri 1 Sambung Makmur
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan
Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar
menggelar Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di SMP Negeri 1 Sambung
Makmur, (30/5/2024).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB yang diwakili
oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Nurhayati.
Nurhayati mengatakan program PUP adalah upaya untuk meningkatkan usia
pada perkawinan pertama yaitu usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun
bagi laki-laki. Batasan usia pasangan dianggap sudah siap menghadapi kehidupan
keluarga dari sisi kesehatan dan perkembangan emosional.
“Program ini juga sebagai bentuk pemahaman kepada siswi terkait
program pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga menekan
jumlah angka stunting,” ujarnya.
Nurhayati juga berharap dengan kegiatan siswi nantinya mendapat bekal
yang banyak baik kedewasaan fisik, sosial ekonomi, ilmu ekonomi, ilmu
pengetahuan umum, mental, agama serta penga..
Puluhan Siswi di SMP Negeri 2 Kertak Hanyar Dibekali Pemahaman Pendewasaan Usia Perkawinan
Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan
Anak Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar
menggelar Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di SMP Negeri 2 Kertak
Hanyar, (29/5/2024).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB yang diwakili
oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Nurhayati.
Nurhayati mengatakan program PUP adalah upaya untuk meningkatkan usia
pada perkawinan pertama yaitu usia minimal 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun
bagi laki-laki. Batasan usia pasangan dianggap sudah siap menghadapi kehidupan
keluarga dari sisi kesehatan dan perkembangan emosional.
“Program ini juga sebagai bentuk pemahaman kepada siswi terkait
program pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dan juga menekan
jumlah angka stunting,” ujarnya.
Nurhayati juga berharap dengan kegiatan siswi nantinya mendapat bekal
yang banyak baik kedewasaan fisik, sosial ekonomi, ilmu ekonomi, ilmu
pengetahuan umum, mental, agama serta pengal..
MARTAPURA,- Bupati Banjar diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Safrin Noor kukuhkan Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banjar tahun 2023, di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Sabtu (1/6/2024) siang.
27 anggota Purna Paskibraka 2023 tersebut dikukuhkan dengan mengucapkan ikrar disaksikan anggota Komisi I DPRD Banjar Syahfuddin Noor, Kepala Disbudporapar H Irwan Jaya, Wakil Ketua Dewan Harian Cabang Angkatan 45, Ketua KNPI Rahmat Saleh, para pembina dan pelatih Paskibraka, kemudian mendapatkan sertifikat.
Safrin Noor mengatakan, pengukuhan Purna Paskibraka memiliki makna yang sangat penting dan mendalam. Paskibraka bukan hanya sekedar mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih pada HUT kemerdekaan akan tetapi lebih dari itu. Paskibraka adalah wadah pembinaan bagi generasi muda yang bertujuan untuk membentuk kader-kader pemimpin bangsa yang berkarakter Pancasila.
Oleh karena itu lanjutnya, para purna diharapkan menjadi panutan..
MARTAPURA,- Komandan Distrik Militer 1006 Letkol Kav Zulkifer Sembiring menjadi Inspektur upacara Hari Lahir Pancasila tahun 2024, yang berlangsung di RTH Alun Alun Ratu Zalecha Martapura, Sabtu (1/6/2024) pagi.
Upacara dibawah cuaca cerah tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi, unsur Forkopimda, Sekda Banjar, para staf ahli dan asisten, para kepala SKPD dan camat, ASN, TNI/Polri, Satpol PP, Dishub, KNPI, PGRI, PCNU, PMI, Pramuka dan pelajar SMP/SMA sederajat.
Amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI Yudian Wahyudi yang dibacakan oleh Dandim Zulkifer Sembiring mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud Pancasila menyatukan dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.
Patut disyukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang..
MARTAPURA,- Pemerintah daerah berwenang memberikan fasilitasi penyelenggaraan pesantren dan pendidikan keagamaan dalam fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Banjar, sesuai tradisi dan kekhasannya agar penyelenggaraan pesantren di daerah dapat optimal mengakomodasi perkembangan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Banjar H Saidi Mansyur saat memberikan pendapat akhirnya dalam rapat paripurna DPRD Banjar terhadap Raperda Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren, Pendidikan Keagamaan dan Bangunan Gedung, dipimpin Wakil Ketua Akhmad Rizani Ansari, di ruang paripurna DPRD Banjar, Martapura, Jumat (31/5/2024) siang.
Terhadap Raperda bangunan gedung Saidi Mansyur mengatakan, pemerintah daerah bertanggung jawab dalam mewujudkan penyelenggaraan bangunan gedung yang tertib, baik secara administratif maupun secara khusus. Agar terwujud bangunan gedung yang fungsional yang menjamin keselamatan serta selaras dengan lingkungan khusus di Kabupaten Banjar.
“Dengan d..